Pengaruh Fashion Jepang Terhadap Budaya Indonesia

Fashion memang selalu berubah dari waktu ke waktu, dimana seringkali diiringi dengan perubahan zaman dan budaya dari tempat itu sendiri. Beberapa dekade terakhir ini, fashion Jepang pun semakin populer di kalangan remaja Indonesia. Mengingat pada tahun 90an, para remaja di negeri kita lebih cenderung berkiblat ke arah Barat dan hanya mengikuti perkembangan zaman di beberapa negara besar seperti Amerika, Inggris, dan Prancis.

FashionSetelah semakin maraknya artis-artis Korea meramaikan belantika permusikan di Indonesia, banyak para remaja dan orang dewasa di tahun 2000an ini telah mulai beralih ke mode Asia, terutama Korea dan Jepang. Mode Jepang sendiri menjadi kunci utama para penikmat fashion sebagai salah satu kiblat mereka, terutama di kalangan pecinta kultur dari negeri sakura tersebut.

Sebut saja mode Harajuku yang sempat populer di awal tahun 2006, yang mana menampilkan warna-warna mencolok dan khas Jepang dan lolita Gothic. Bahkan tak sedikit dari para artis yang mengikuti mode tersebut. Sebut saja Duo Maya yang sempat membawa nama Harajuku ke Indonesia.

Mode fashion lainnya yang juga mempengaruhi budaya Indonesia menjadi semakin kreatif adalah munculnya Cosplay, yaitu meniru suatu karakter dari Anime lengkap dengan karakter dan kostum yang mereka pakai. Bahkan di beberapa event Jepang di kota besar seringkali mengadakan festival Jejepangan dengan Anime cosplay sebagai tema utamanya.

Gaya Pakaian Jepang Modern

Fashion JepangTerdapat sebuah kebiasaan unik yang seringkali dilakukan oleh gadis-gadis remaja Jepang ketika mereka mulai hang-out di area jalan Takeshita, yang mana berdandan seperti boneka-boneka cantik nan imut dengan tema gothic-lolita.

Mereka sering terlihat mengenakan pakaian gelap yang dikombinasikan dengan pakaian tradisional Jepang, seperti Kimono. Beberapa dari mereka pun turut membawa berbagai macam aksesoris pendukung riasan mereka seperti ponsel, hello kitties, dan stiker foto, yang melambangkan budaya Jepang modern. Gaya pakaian bervariasi dari gadis-gadis ini indah ditampilkan oleh ‘FRUiTS’, majalah street-fashion Jepang yang paling populer.

Di Indonesia sendiri, gaya ini belum populer dan masih membutuhkan waktu panjang untuk bisa diterima oleh khalayak masyarakat Indonesia secara umum.

Tujuannya?

Lantas mengapa gadis-gadis Harajuku berpakaian seperti pakaian yang mencolok dan ‘beda dari biasanya’ setiap akhir pekan? Apakah kecintaan mereka pada mode fashion unik yang mendorong mereka untuk melakukannya? Tentu saja tidak! Ada banyak alasan di balik itu. Event mingguan yang hanya berlangsung selama beberapa jam tersebut cenderung akan memungkinkan mereka untuk mampu terlepas sesaat dari aturan ketat masyarakat Jepang. Gaya berpakaian yang mencolok pun sebenarnya melambangkan penindasan gender perempuan dan upaya mereka untuk mencari individualitas dan kemandirian mereka dalam berekspresi.

Aktivitas

Sama halnya seperti event-event yang diadakan di indonesia, mereka akan bersaing satu sama lain untuk terlihat lebih ikonik dan unik! Remaja-remaja yang berpakaian luar biasa ini tidak akan pernah malu dalam membuat diri mereka seperti layaknya tokoh Anime Jepang atau Manga. Di saat yang bersamaan, gadis-gadis cantik nan imut ini sangat sopan dan menyenangkan. Mereka tidak akan pernah menolak setiap kali anda meminta foto dengan mereka.

Tentu saja, budaya Jepang ini mulai merambah ke negara Indonesia dan membuat para pecinta fashion menjadi semakin kreatif dan mengasah kemampuan mereka untuk bersaing antara satu dengan yang lainnya.